Akses Informasi Masyarakat melalui SMS Center Bupati ke 08113445999, SMS Malowopati 08113322958, SMS LAPOR ketik BJN [spasi] ISI kirim ke 1708 Dikarenakan terjadinya abrasi pasca hujan lebat di Sungai Pacal, Kecamatan Temayang, jembatan darurat Kedung Jati Kecamatan Temayang ditutup total. Dihimbau bagi pengguna jalan yang akan menuju Kabupaten Nganjuk atau sebaliknya agar melalui jalan alternatif lain.

Artikel

Sejarah Desa

26 Agustus 2016 15:38:09  Admin Pemkab  101 Kali Dibaca 

Desa Prayungan berdiri hampir bersamaan dengan jaman Majapahit

Tokoh sejarah :

  • Kyai Tjok Brosot & Nyai Tani (Pasangan suami istri)
  • Sungging Purbongkoro (Pembantu Kyai Tjok Brosot)
  • Putra Kyai Sendang Drajat Sedayu Gresik

Nama Desa “PRAYUNGAN” berasal dari kata “PERANG” dan “UYUNG-UYUNGAN”

SEJARAH DESA PRAYUNGAN

Terjadinya Desa Prayungan, hampir bersamaan dengan jaman kerajaan majapahit, Jalan ceritanya adalah sebagaimana berikut :

Kyai Tjok Brosot begitulah orang tua terdahulu di Desa Menyebutkan, hidup dengan seorang istri bernama Nyai Tani. Kehidupan keluarga ini bahagia dan sejahtera, disamping saling mengasihi mereka pun rajin bertani, mereka memiliki seorang pembantu yang sangat sakti dan bijaksana bernama Sungging Purbongkoro.

Menurut Dongeng Sesepuh Desa, bahwa rumah Kyai Tjok Brosot  terletak di suatu tempat yang dinamakan Desa Juma, Pendoponya (tempat untuk menerima tamu) di dayohan (prayungan), dapurnya di mejuwet, sawahnya di Desa Pratun yang di sebut sawah lembak. Istri Tjok Brosot (Nyai Tani) terkenal dengan kecantikannya, sehingga banyak orang-orang yang ingin merebutnya dari Tjok Brosot.

Pada suatu hari datanglah seorang tamu/dayoh, yaitu Putro Kyai Sendang Drajat Sedayu. Kedatangnya bermaksud untuk mengadu kesaktiannya dengan Tjok Brosot, disamping itu tamu tersebut juga ingin merebut Nyai Tani dari tangan Tjok Brosot. Kyai Tjok Brosot sangat termashur dengan kesaktiannya baik dalam ilmu bela diri maupun ilmu pertanian.

Dalam hikayatnya diceritakan kesaktian Kyai Tjok Brosot di bidang pertanian adalah setiap beliau menanam padi pasti hasilnya melimpah ruah dan ulen padinya panjangnya satu lengan lebih, sehingga tiada yang mampu menyaingi hasil panen dari Kyai Tjok Brosot. Mengetahui demikian Putro Kyai Sendang pun tidak kehilangan akal, dia menantang Kyai Tjok Brosot adu kesaktian dengannya, barang siapa yang mampu menanam padi meskipun tumbuhan padinya pendek tetapi hasilnya melimpah dan ulen padinya panjang, Kyai Tjok Brosot menganggap itu hal yang mudah dan menyanggupinya, beliau berkata : (Tak ladeni apa sing dadi kekarepanmu lan menawa aku kalah Nyai Tani dak pasrahke Sliramu, ananging yen ora gelem karo sliramu Nyai Tani ojo dipekso) Maka dimulailah pertandingan menanam padi tersebut.

Setelah beberapa bulan menunggu tanaman Padi yang tumbuh ternyata yang menang adalah Putro Kyai Sendang Drajat, dan dengan berat hati Kyai Tjok Brosot pun menepati janjinya untuk menyerahkan Nyai Tani ke tangan Putro Kyai Sendang Drajat. Akan tetapi Nyai Tani tidak bersedia dibawa oleh Putro Kyai Sendang Drajat, sehingga diapun dipaksa akan dibawa pergi. Mendengar hal tersebut Kyai Tjok Brosot pun marah dan mengadu kesaktian bela dirinya dengan Putro Kyai Sendang Drajat Sedayu, Perang pun berlangsung dengan sengit dan lama secara Uyang uyungan, dan tempat berlangsungnya perang tersebut ahkirnya diberi nama Prayungan sampai sekarang ini.

Jadi Asal-Usul Nama Prayungan berasal dari nama “Perang Uyang-Uyungan”.

Sejarah Kepemimpinan Desa Prayungan

       Sejarah terbentuknya Desa Prayungan tidak dibukukan akan tetapi disini dapat diketengahkan bahwa sebelum tahun 1898 sudah terdapat kepala desa hasil tunjukan dari Kanjeng Bupati Bojonegoro yang namanya masih belum bisa diketahui.

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Info Umum

Peta Desa

Aparatur Desa

Back Next

Sinergi Program

Agenda

Statistik Penduduk

Info Media Sosial

Arsip Artikel

01 September 2020 | 151 Kali
Kartu Pedagang Produktif
01 September 2020 | 150 Kali
SO Pemerintah Desa
01 September 2020 | 138 Kali
Penerbitan KTP
01 September 2020 | 133 Kali
LPMD
20 April 2014 | 132 Kali
Peraturan Pemerintah
01 September 2020 | 120 Kali
RPJM Desa
01 September 2020 | 117 Kali
Daftar Informasi Publik (DIP)
01 September 2020 | 83 Kali
Santunan Kematian
01 September 2020 | 99 Kali
BPJS Kesehatan
20 April 2014 | 88 Kali
Keputusan Kepala Desa
05 Juli 2017 | 43 Kali
Peta Lokasi Kantor
05 Juli 2017 | 61 Kali
Media Sosial
25 Maret 2020 | 53 Kali
Cegah Covid-19 Di Bojonegoro
01 September 2020 | 97 Kali
Program Keluarga Harapan (PKH)